Pilih produk yang ingin anda beli. Klik Detail, lalu klik tombol Add to Cart
Klik tombol View Your Cart yang ada di atas halaman (header) sehingga muncul pop up keranjang belanja. Klik tombol Check Out With
Isikan alamat tujuan pengiriman, kemudian klik tombol Terapkan untuk menampilkan opsi layanan pengiriman yang diinginkan. Pilih salah satu layanan pengiriman. Kemudian Isi detail pengeriman seperti nama, nomor telpon dan lain-lain.
Kirim bukti transfer di halaman Konfirmasi Transfer. Bukti transfer berformat gambar dan tidak lebih dari 100MB
Untuk melihat status pesananmu, bisa melalui email atau ke halaman Cek Status Pesananku
| Kategori Buku | : Anak |
| Penulis | : Muharromah |
| Jumlah Halaman | : 27 halaman |
| Dimensi | : 14 x 20 cm |
| ISBN | : Proses |
| E-ISBN | : Proses |
| Tahun Terbit | : 2026 |
| Editor | : Hj. Sumiyani |
| Desain & Penata Letak | : Ai Srimulyati |
Bayu adalah seorang anak kecil yang suatu pagi melihat halaman belakang rumahnya tampak kosong dan gersang. Ia pun bertekad ingin mengubahnya menjadi sesuatu yang berguna.
Dengan izin dari ibunya, Bayu dan Ibu pergi ke toko tanaman untuk membeli bibit. Bayu memilih bibit tomat dan kangkung. Sesampainya di rumah, mereka menyiapkan tanah, menggali, lalu memasukkan sampah dapur ke dalam tanah agar tanahnya menjadi subur. Seminggu kemudian, tanah pun siap untuk ditanami.
Bayu dan Ibu menanam bibit sambil berdoa agar tumbuh dengan baik. Setiap pagi, Bayu rajin merawat kebunnya dengan menyiram, mencabut rumput liar, dan memperhatikan tanamannya dengan penuh semangat. Saat hujan turun, Bayu bersyukur karena tanamannya disiram oleh Allah secara langsung.
Tidak semua berjalan mulus. Bayu menemukan ulat yang memakan daun kangkung, namun Ibu mengajarkannya cara mengatasinya tanpa merusak alam. Beberapa minggu kemudian, tomat pun mulai memerah dan siap dipetik!
Bayu kemudian menambah tanaman baru yaitu cabai dan bayam. Kebunnya semakin hijau dan ramai dikunjungi kupu-kupu serta burung. Tetangga kagum, teman-teman di sekolah pun ikut terinspirasi untuk membuat kebun sendiri di rumah masing-masing.
Di akhir cerita, Bayu duduk di tengah kebunnya yang hijau dan indah, lalu berkata dalam hati: "Kebun kecil saya telah membuat Bumi tersenyum. Aksi kecil berdampak besar!"
Pesan dari cerita ini: Merawat kebun berarti merawat Bumi kita bersama.
Keyword : Kebun, Saya, dan, Bumi, :, Sebuah, Petualangan, Hijau, jejakpublisher, jejak publisher, jejak, publisher, Kebun Saya dan Bumi : Sebuah Petualangan Hijau, Kebun Saya dan Bumi : Sebuah Petualangan Hijau jejak publisher, Kebun Saya dan Bumi : Sebuah Petualangan Hijau jejakpublisher