Pilih produk yang ingin anda beli. Klik Detail, lalu klik tombol Add to Cart
Klik tombol View Your Cart yang ada di atas halaman (header) sehingga muncul pop up keranjang belanja. Klik tombol Check Out With
Isikan alamat tujuan pengiriman, kemudian klik tombol Terapkan untuk menampilkan opsi layanan pengiriman yang diinginkan. Pilih salah satu layanan pengiriman. Kemudian Isi detail pengeriman seperti nama, nomor telpon dan lain-lain.
Kirim bukti transfer di halaman Konfirmasi Transfer. Bukti transfer berformat gambar dan tidak lebih dari 100MB
Untuk melihat status pesananmu, bisa melalui email atau ke halaman Cek Status Pesananku
| Kategori Buku | : Biografi |
| Penulis | : Cecep Z. Zafar Sofyan |
| Jumlah Halaman | : 238 halaman |
| Dimensi | : 14 x 20 cm |
| ISBN | : Proses |
| E-ISBN | : Proses |
| Tahun Terbit | : 2026 |
| Editor | : Resa Awahita |
| Desain & Penata Letak | : Meditation Art |
SAAMPARAN SAJAJARAN
Di tengah gegap gempita teater politik yang sering kali
penuh kamuflase dan sandiwara birokrasi, muncul sebuah fenomena kepemimpinan
yang mendobrak pakem: Kepemimpinan Tak Berjarak. Lewat buku ini, Cecep
Z. Zafar Sofyan mencoba dengan cara tidak biasa membedah anatomi ‘ideologi’
KDM, bukan sekadar sebagai aktor politik, melainkan sebagai seorang
"Intelektual Organik" yang memilih jalan penghambaan.
Dari sidak pabrik, lokasi tambang ilegal, miras berkedok
dagang kusen, makan sintrong bersama nenek tua, adegan dramatis guru
ngaji yang menolak cuan Rp 10 juta, guru honorer yang gajinya sangat tidak
manusiawi dan janda cantik yang ‘heroik’, KDM menunjukkan bahwa identitas lokal
Sunda adalah jembatan paling elegan menuju nilai kemanusiaan universal. Inilah
catatan kritis tentang sebuah kepemimpinan yang menolak "sekat",
sebuah manifesto tentang bagaimana menjaga nalar di tengah badai digital,
baginya, alam adalah kitab suci yang harus dijaga dari nafsu kolonialisme
modern. Kita diajak melihat bagaimana KDM melawan arus kecenderungan elit yang
abai terhadap sesama. Ia menghidupkan kembali ruh Karuhun, sebuah
keterikatan batin dengan tanah, air, matahari dan udara.
Bagi Anda yang merindukan politik yang memiliki hati dan
kebijakan yang memiliki ruh, lembar-lembar buku ini akan menjadi kawan
perenungan. Menemukan kembali makna saamparan sajajaran, bahwa di
hadapan kemanusiaan, kita semua duduk di tikar yang sama. Karena politik dan
kekuasaan bukan tentang seberapa tinggi kita duduk, tapi tentang seberapa
rendah kita berani membungkuk untuk mendengar jeritan yang tak terdengar.
Sepakterjang KDM yang ‘hade gogog hade tagog’
penuh welas asih, dengan falsafah Kasundaan yang sangat kuat tentang “nulung
kanu butuh, nalang kanu susah, ngajait kanu titeuleum, mere caang kanu poek,
nungtun jalan kanu keur tersesat” adalah bagian tak terpisah dari ide
orisinilitasnya agar perdamaian, keadilan dan kemanusiaan tetap mewujud dan
bertumbuh.
Sebuah bacaan wajib bagi siapa pun yang merindukan
politik yang nirkata, sat-set dan berdenyut terdengar hingga ke liang
semut.
Keyword : Membongkar, Isi, Pikiran, dan, Sepak, Terjang, KDM, :, dari, Humanisme,, Tradisi, Sunda, ke, Ruang, Digital, jejakpublisher, jejak publisher, jejak, publisher, Membongkar Isi Pikiran dan Sepak Terjang KDM : dari Humanisme, Tradisi Sunda ke Ruang Digital, Membongkar Isi Pikiran dan Sepak Terjang KDM : dari Humanisme, Tradisi Sunda ke Ruang Digital jejak publisher, Membongkar Isi Pikiran dan Sepak Terjang KDM : dari Humanisme, Tradisi Sunda ke Ruang Digital jejakpublisher