Pilih produk yang ingin anda beli. Klik Detail, lalu klik tombol Add to Cart
Klik tombol View Your Cart yang ada di atas halaman (header) sehingga muncul pop up keranjang belanja. Klik tombol Check Out With
Isikan alamat tujuan pengiriman, kemudian klik tombol Terapkan untuk menampilkan opsi layanan pengiriman yang diinginkan. Pilih salah satu layanan pengiriman. Kemudian Isi detail pengeriman seperti nama, nomor telpon dan lain-lain.
Kirim bukti transfer di halaman Konfirmasi Transfer. Bukti transfer berformat gambar dan tidak lebih dari 100MB
Untuk melihat status pesananmu, bisa melalui email atau ke halaman Cek Status Pesananku
| Kategori Buku | : Non Fiksi |
| Penulis | : Imelda Eva R Hutabarat |
| Jumlah Halaman | : 120 halaman |
| Dimensi | : 15,5 x 23 cm |
| ISBN | : Proses |
| E-ISBN | : Proses |
| Tahun Terbit | : 2025 |
| Editor | : Resa Awahita |
| Desain & Penata Letak | : Meditation Art |
Pengembangan teknologi ekstraksi
di Indonesia merupakan kunci utama dalam menjalankan proses hilirisasi tembaga.
Keterbatasan Indonesia dalam teknologi, investasi, dan sumber daya manusia
(SDM) merupakan hal yang harus diatasi. Saat ini teknologi ekstraksi yang umum
dilakukan adalah teknologi ekstraksi tembaga sulfida secara pirometalurgi
melalui pengolahan mineral, peleburan logam, elektrorefining hingga didapat
logam tembaga murni 99,99%. Beberapa kelemahan proses ekstraksi tembaga dengan
jalur pirometalurgi dari sudut pandang Indonesia adalah biaya invetasi,
teknologi dan SDM yang belum tersedia.
Perkembangan ilmu dan teknologi
saat ini membuka jalan proses ekstraksi tembaga dilakukan tidak hanya dengan
jalur pirometalurgi tetapi juga jalur hidrometalurgi. Dengan jalur
hidrometalurgi, bijih tembaga Indonesia dapat diekstrak secara selektif tidak hanya
tembaga, tetapi juga emas, perak, platina, paladium, tellurium, niobium, timbal
dan berbagai logam lainnya termasuk logam tanah jarang. Selain itu investasi
teknologi hidrometalurgi relatif lebih murah dibandingkan teknologi
pirometalurgi yang membutuhkan tungku dengan temperatur tinggi.
Bijih tembaga
sulfida Indonesia memiliki komposisi mineral kalkopirit dan pirit yang
mengandung berbagai logam pada beberapa tahap oksidasinya. Logam-logam ini
diklasifikasikan sebaga logam berharga dan logam kritis karena keterbatasan
keterdapatan dan cadangannya. Bagaimana cara ekstraksi bijih tembaga yang
efektif? Mari Simak dalam buku ini!
Keyword : Metalurgi, Tembaga, Indonesia, jejakpublisher, jejak publisher, jejak, publisher, Metalurgi Tembaga Indonesia, Metalurgi Tembaga Indonesia jejak publisher, Metalurgi Tembaga Indonesia jejakpublisher