Pilih produk yang ingin anda beli. Klik Detail, lalu klik tombol Add to Cart
Klik tombol View Your Cart yang ada di atas halaman (header) sehingga muncul pop up keranjang belanja. Klik tombol Check Out With
Isikan alamat tujuan pengiriman, kemudian klik tombol Terapkan untuk menampilkan opsi layanan pengiriman yang diinginkan. Pilih salah satu layanan pengiriman. Kemudian Isi detail pengeriman seperti nama, nomor telpon dan lain-lain.
Kirim bukti transfer di halaman Konfirmasi Transfer. Bukti transfer berformat gambar dan tidak lebih dari 100MB
Untuk melihat status pesananmu, bisa melalui email atau ke halaman Cek Status Pesananku
| Kategori Buku | : Memoar |
| Penulis | : Maiia Azzahra |
| Jumlah Halaman | : 159 halaman |
| Dimensi | : 14 x 20 cm |
| ISBN | : Proses |
| E-ISBN | : Proses |
| Tahun Terbit | : 2025 |
| Editor | : Amira Zakia |
| Desain & Penata Letak | : Meditation Art |
Buku berjudul “Tenggelam (Potret Nyai Maryam Sang Srikandi Darussalam)” ini bukan sekadar untaian narasi tentang seorang tokoh perempuan, melainkan sebuah mozaik keteladanan yang lahir dari samudra keikhlasan dan samudra pengabdian. Dalam diamnya, Mbah Nyai Maryam telah berbicara dengan bahasa yang lebih luhur dari kata-kata: bahasa amal, bahasa kesetiaan, dan bahasa cinta sekaligus pembuktiannya terhadap perjuangan agama Islam.
Dalam kehidupannya, Mbah Nyai Maryam menampilkan makna dari sabda Rasulullah:
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” (HR. Ahmad)
Beliau meneguhkan makna itu dalam wujud nyata, menjadi sandaran bagi perjuangan, penopang bagi dakwah, dan pelita bagi generasi penerusnya. Sosoknya adalah cermin dari perempuan shalihah yang disebut oleh ulama sufi sebagai al-mar’ah al-kamilah perempuan yang tidak hanya saleh secara pribadi, tetapi juga menebar keberkahan di sekelilingnya.
Karya ini tidak sekadar biografi; ia adalah perjalanan ruhani. menyingkap tabir tentang bagaimana seorang perempuan mampu meneguhkan perannya sebagai ummun fi al-akhlaq, zawjatun fi al-jih?d, wa murabbiatun fi al-da‘wah,seorang ibu dalam akhlak, istri dalam perjuangan, dan pendidik dalam dakwah.
Dalam arus zaman yang kian menyanjung popularitas di atas makna, kisah seperti ini mengajarkan kembali nilai kesederhanaan. Bahwa tidak semua yang tidak tampak berarti tidak besar; justru di balik kesunyianlah keikhlasan menempati singgasananya. Sebagaimana mutiara yang tak tumbuh di permukaan, tetapi di laut yang terdalam.
Syarifah DR. Fatimah Zain BSA, M.Pd.I
(Istri Abuya Zain bin Hasan Baharun dan Dosen UII Darullughah Wadda'wah Pasuruan)
Keyword : Tenggelam, :, Potret, Nyai, Maryam, Sang, Srikandi, Darussalam, jejakpublisher, jejak publisher, jejak, publisher, Tenggelam : Potret Nyai Maryam Sang Srikandi Darussalam, Tenggelam : Potret Nyai Maryam Sang Srikandi Darussalam jejak publisher, Tenggelam : Potret Nyai Maryam Sang Srikandi Darussalam jejakpublisher